Polres Hulu Sungai Selatan bekerja sama dengan PT. Bulog Sub Divre Barabai melaksanakan giat Operasi Bahan Sembako di Wilayah Hukum Polres HSS. Kegiatan tersebut dilaksanakan kamis ( 25 / 01 ) pagi  di Pasar Angkinang Kecamatan Angkinang Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Selatan AKBP Rahmat Budi Handoko, SIK, Kepala PT. Bulog  Sub Divre Barabai yg diwakili oleh Kasi Komersial dan PB bapak Kosmas Sugara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadisperindag HSS H. M. Sufiani, Kasat Reskrim AKP Bayu Putro wijayanto, SE, SIK, Sekcam Angkinang M. Taufik, Kapolsek Angkinang Ipda Kukuh S, Kasi Retribusi Parkir Bahrian Noor dan Perwakilan dari Koramil Angkinang Koptu M. Zulkifli.

Adapun bahan pokok yang dijual dalam kegiatn tersebut yaitu  beras sebanyak 500 kg, minyak goring 120 Liter dan gula sebanyak 200 kg. Selesai kegiatan tersebut  Kapolres HSS beserta rombongan kemudian melakukan sidak di Pasar guna melakukan monitoring harga sembako yang ada pada masyarakat. “ Kegiatan ini kami lakukan guna menstabilkan harga sembako, saya ucapkan terima kasih banyak kepada PT. Bulog Sub Divre Barabai dan pihak-pihal yang terlibat dalam kegiatan ini.” Ucap Kapolres HSS kepada tim redaksi tribrata news kamis ( 25 / 01 ) siang.

 

Penulis : Johan

 

 

Berbekal informasi yang didapat Sat Res Narkoba Polres Hulu Sungai Selatan mulai melakukan pergerakan ke Desa Muning Tengah Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu sungai Selatan sabtu ( 20/ 01 ) jelang ashar. Benar saja sesampainya di TKP aparat melihat 2 orang mencurigakan yang sedang berdiri dipinggir jalan.

Tanpa menunggu lama, Sat Res Narkoba langsung turun dan melakukan pemeriksaan terhadap kedua orang tersebut yaitu saudara YU ( 57 tahun ) dan saudara RI ( 45 tahun ). Dari hasil pemeriksaan tersebut aparat berhasil menemukan 900 butir Carnophen.

“ Keduanya kami tangkap sesat setelah melakukan transaksi, obat tersebut awalnya  merupakan milik YU ( 57 tahun ) kemudian dibeli dengan harga Rp. 600.000,- oleh RI. Rencananya RI akan menjual kembali obat terebut.” Ucap Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi handoko, SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Gandhi Ranu S.

Kedua pelaku saat ini mendekam di Rutan Polres Hulu Sungai Selatan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. Keduanya terancam melanggar pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman penjara 15 tahun dan denda paling banyak 1,5 Milyar.

 

Penulis : Johan

 

 

Rukan Sibhaba ( Rumah Kantor Bhabinkamtibmas dan Babinsa )  sangat membantu masyarakat yang ada disekitarnya, apalagi yang cukup jauh dijangkau oleh Polsek maupun Polres,”tutur Kapolda Kalsel Brigjend Pol Drs Rachmat Mulyana , saat memberikan sambutan dalam kunjungan di Polres HSS, Selasa  ( 16 / 01 ) pagi.

Dalam kunjungan kerjanya  ke Polres Hulu Sungai Selatan selasa ( 16 / 01 ) pagi Kapolda Kalsel Brigjend Pol Drs Rachmat Mulyana meresmikan tujuh Rukan Sibhaba yang merupakan hibah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Tujuh buah Rukan Sibaba yang diresmikan tersebut adalah Rukan Sibaba Rukan Sibaba Desa Batang Alai dan Desa Muning Dalam, Kecamatan Daha Selatan, Desa Hakurung Dalam Kecamatan Daha Utara, serta Rukan Sibaba Desa Haratai 2, Desa Muara Ulang, Desa Tumingki dan Desa Kamawakan, Kecamatan Loksado.

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bupati yang telah memberikan bantuan Rukan Sibaba.

Menurut dia, nantinya apabila ada permasalahan yang sifatnya kecil atau konflik antar keluarga bisa diselesaikan oleh Bhabinkamtibmas sehingga tidak perlu masuk ke ranah hukum.

Kegiatan tersebut dimulai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolda Kalsel Brigjend Pol Drs Rachmat Mulyana dan Bupati HSS Drs. H. Achmad Fickry, MAP dan dilanjutkan penandatangan berita acara serah terima dari Pemkab HSS kepada Polres HSS dan Kodim 1003.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Hj Ati Rachmat Mulyana, Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko,SIK beserta ketua Bhayangkari Cabang HSS, pejabat utama Polres HSS beserta pengurus Bhayangkari HSS, Ketua DPRD HSS Syamsuri Arsyad, unsur Forkopimda HSS dan  MUI Kabupaten HSS.

Penulis : Johan

Lebih dari setahun akhirnya pelarian pelaku penganiayaan terhadap Wahyudinoor  pemuda asal Desa Karang Jawa Muka Kecamatan akhirnya tertangkap. Kejadian tersebut terjadi pada hari rabu tanggal 16 November 2016 Skp. 22.30 Wita tepatnya di Desa Karang Jawa Rt 01 Rk 01 Kecamatan Padang Batung Kabupaten HSS.

Wahyudinoor dianiaya oleh AF ( 20 tahun ) dan PA (19 tahun ) saat sedang berusaha melerai keponakannya yang sedang berselisih paham dengan teman pelaku. Tidak bepikir panjang AF dan PA kemudian mengeroyok Wahyudinoor dan menyerang menggunakan senjata tajam.

Melihat Wahyudinoor terkapar, kedua pelaku kemudian melarikan diri. Setelah lebih setahun melarikan diri akhirnya pelaku dapat diamankan oleh Polsek Padang Batung, Jatanras Polres HSS dan Sat Intelkam Polres HSS.

Keduanya ditangkap secara terpisah, untuk AF diitangkap dijalan saat sedang menuju rumahnya, sedangkan PA ditangkap saat sedang berada dirumahnya di Desa Jambu Hulu Kecamatan Padang Batung Kab. HSS. “ Kedua pelaku akhirnya dapat kita tangkap setelah buron lebih dari setahun, kedua pelaku terancam melanggar Pasal 170 KUHP dan Pasal 351 KUHP.” Tutur Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko, SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Gandhi Ranu S kepada tim redaksi selasa ( 09 / 01 ) siang.

Penulis : Johan