Pada hari Kamis tanggal 25 April 2018 Skp. 16.00 Wita di Jl. Panglima Batur Kel. Kandangan Kota Kec. Hulu Sungai Selatan. Telah diamankan seoaran laki-laki yaitu NW (35 tahun) membawa senjata tajam tanpa ijin dari pihak berwenang.

saat anggota Polsek Kandangan melaksanakan patroli disekitar Jl. Panglima Batur Kel. Kandangan Kota Kec. Kandangan Kab. Hulu Sungai Selatan ada seseorang yang gerak geriknya mencurigakan sedang berada di dalam mobil pick up yang diparkir di pinggir jalan tersebut, kemudian anggota Polsek Kandangan yang melaksanakan patroli mendatangi mobil tersebut setelah itu anggota melakukan pengecekan di dalam mobil tersebut lalu ditemukan 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau biasa yangdibungkus dengan handuk warna putih dibawah tempat duduk pengemudi mobil.Kemudian pelaku dan barang bukti tersebut langsung diamankan di Mapolsek Kandangan Kota guna pemeriksaan lebih lanjut,

 

“ Akibat perbuatan NW terancam melanggar pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat No.12 tahun 1951. Saat ini NW mendekam di Rutan Mapolsek Kandangan guna untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya”. Tutur Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko, SIK melalui Kapolsek Kandangan Iptu Yaya Supriyadi.

Penulis: Edy P

Editor; H Gandhi Ranu S

Publish: Johan


Hulusungaiselatan.kalsel.polri.go.id, MF pemuda 18 tahun asal Desa Kupang Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin ditangkap pihak yang berwenang kamia ( 26 / 04) sore. Penangkapan MF ini berawal dari laporan warga Desa Gambah Dalam Kecamatan Kandangan yang resah dengan ulah pemuda itu.

Mendapatkan Laporan tersebut dengan sigap Unit Gabungan Polsek Kandangan mendatangi ketempat tersebut. Sesampainya di tempat kejadian aparat kemudian mengamankan MF. Setelah dilakukan pemeriksaan kepada pemuda tersebut, aparat menemukan satu bilah sajam yang diselipkan dipingganggnya.

” Ada laporan dari warga bahwa ada pemuda yanh berbuat onar, kami datangi kemudian kami priksa dan ternyata membawa sajam.” Tutur Kapolres Hulu Sungai Selatan AKBP Rahmat Budi Handoko, SIK melalui Kasubbag Humas Iptu H Gandhi Ranu S kepada tim redaksi jumat ( 27/04) pagi. Akibat perbuatannya tersebut MF terancam melanggar Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Penulis : Jo
Editor : H Gandhi Ranu S
Publish : Edy

hulungaiselatan.kalsel.polri.go.id, Peredaran obat keras yang sudah ditarik dari peredaran seakan tidak ada habisnya. Terbukti dengan selalu adanya oknum warga yang tertangkap memperjualbelikan obat tersebut. Kali ini warga Jalan Singakarsa Kelurahan Kandangan Barat Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba senin ( 23/04 ) sore dirumahnya.

MZ, pemuda berumur 25 tahun tersebut ditangkap dirumahnya saat sedang santai menikmati sore. Dari hasil pemeriksaan terhadap MZ ditemukan barang bukti berupa obat Carnophen dan uang hasil penjualan.  Carnophen sebanyak 60 butir tersebut ditemukan didalam helm milik MZ yang diletakkan dirunag tamu.

Pemuda yang sehari-hari bekerja dipencucian kendaraan bermotor tersebut mengaku baru satu minggu mengedarkan obat tersebut. “ awalnya saya mengkonsumsi sendiri, ada teman yang minat ya saya jual.” Ucap MZ kepada tim redaksi selasa ( 24 / 04 ) pagi.

Akibat ulahnya tersebut MZ terancam melanggar pasal 197 Jo 196 no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan. “ MZ saat ini kami tahan dirutan Polres HSS, saat ini kasusnya sudah masuk tahap penyidikan”. Ucap Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko, SIK melalui Kasubbag Humas Iptu H. Gandhi Ranu S.

Penulis : Jo

Editor   : H. Gandhi Ranu S

Publish : Edy

 

Terlihat mencurigakan gerak-gerik MS (30 tahun), saat anggota patroli Polsek Daha Utara menghampiri MH di jembatan yang berada di Desa Paharangan Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan Rabu(18/04).

 

Saat MS dilakukan pemeriksaan ditemukan sebilah sajam diselipkan di pinggang sebelah kiri dan MH saat dilakukan pemeriksaan tidak ada melakukan perlawanan, Pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Daha Utara untuk proses lebih lanjut.

“Akibat Perbuatannya tersebut MH terancam melanggar Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951. Saat ini MH Mendekam di Rutan Polsek Daha Utara guna untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya”. Tutur Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko, SIK melalui Kapolsek Daha Utara Iptu Hilmi Wansyah,SH.

 

hulusungaiselatan.kalsel.polri.go.id, tidak hanya memberantas kejahatan, polisi juga punya kemampuan lain loh. Coba tengok Aipda Idrus salah satu personil Polsek Padang Batung Polres Hulu Sungai Selatan ini. Dengan Sabar Aipda mengajarkan membaca Al-Quran bagi anak-anak sekitar Polsek. Kegiatan mengaji yang diprakarsai oleh Kapolsek Padang Batung Imam Suryana tersebut berawal dari adanya ruang kosong diMapolsek Padang Batung.

“ Kebetulan dipolsek ada satu ruangan yang kosong, daripada tidak terpakai lebih baik kita manfaatkan jadi tempat mengaji bagi anak-anak.” Ucap Kapolsek kepada tim redaksi rabu (18/04)pagi. Untuk kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari senin sampai rabu selepas ashar dan gratis bagi siapa saja yang mau datang.

Tidak hanya Aipda Idrus Polsek mendatangkan satu tenaga pengajar dari luar yaitu Ustad H. M. Ridha. Sampai saat ini sudah 15 anak-anak yang mengikuti kegiatan ini dan diharapkan kedepannya semakin bertambah.

Penulis : Jo

Editor    : H. Gandhi Ranu S

Publish  : Eddy