Home / Pelayanan SKCK

Pelayanan SKCK

Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang selanjutnya disingkat SKCK adalah  surat keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Polri kepada
seorang/pemohon warga masyarakat untuk memenuhi permohonan dari yang bersangkutan atau suatu keperluan karena adanya ketentuan yang mempersyaratkan, berdasarkan hasil penelitian biodata dan catatan Kepolisian yang ada tentang orang tersebut

Persyaratan bagi WNI untuk memperoleh SKCK meliputi:

  • SKCK Baru (PASAL 10 PERKAP NO. 18 TAHUN 2014) :
  1. Fotocopy KTP (1 Lembar);
  2. Fotocopy Kartu Keluarga (1 Lembar);
  3. Fotocopy Akte Lahir / Kenal Lahir ( 1 Lembar);
  4. Fotokopi kartu identitas lain bagi yang belum memenuhi syarat untuk mendapatkan KTP;
  5. Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan dengan jelas dan benar;
  6. Pengambilan Sidik Jari oleh petugas;
  7. pas foto berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak 6 (enam) lembar dengan latar belakang merah, berpakaian sopan, tampak muka, dan kedua telinga (bagi pemohon yang mengenakan jilbab, pas foto harus tampak muka dan tidak boleh menggunakan cadar), dengan ketentuan:

a.  1 (satu) lembar untuk SKCK;

b.  1 (satu) lembar untuk arsip;

c.  1 (satu) lembar untuk buku agenda;

d.  1 (satu) lembar untuk kartu tik; dan

e.  2 (dua) lembar untuk formulir sidik jari

  • Memperpanjang masa berlaku SKCK:
  1. Membawa 1 (satu) lembar SKCK lama yang asli / legalisir;
  2. Pas foto berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak 3 (tiga) lembar dengan latar belakang merah, berpakaian sopan, tampak muka, dan kedua telinga (bagi pemohon yang mengenakan jilbab, pas foto harus tampak muka dan tidak boleh menggunakan cadar), dengan ketentuan 1 (satu) lembar untuk SKCK, 1 (satu) lembar untuk arsip dan 1 (satu) lembar untuk buku agenda.
  3. SKCK yang telah habis masa berlakunya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (1), apabila masih memerlukan SKCK, yang bersangkutan dapat mengajukan permohonan SKCK kembali dengan memperlihatkan SKCK yang lama dan dilakukan penelitian sebagaimana mestinya;
  4. Apabila masa berlaku SKCK telah habis lebih dari 1 (satu) tahun, pemohon dapat mengajukan kembali dengan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 untuk WNI;
  • Berdasarkan :
  1. UU RI No.20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Bukan Pajak (PNBP);
  2. UU RI No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia;
  3. PP RI No.60 Tahun 2016 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang berlaku pada Polri;
  4. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2014 Tentang tata cara Penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.

Maka di beritahukan kepada seluruh pemohon SKCK Baru / Perpanjang, bahwa tarif Administrasi Rp.30.000, (Tiga Puluh Ribu Rupiah) dan Seluruh biaya tersebut akan disetorkan kepada kas negara oleh Bendahara SKCK setiap harinya.