Tribratanews Polres HSS, DS lelaki berumur 29 tahun ini begitu terkejut saat Tim buser Polres HSS beserta Unit Reskrim Polsek  Kandangan menghampiri  dirinya yang tengah bersepeda didaerah Teluk  Masjid Kamis ( 30/03)  siang. DS diduga kuat merupakan pelaku curanmor yg terjadi  pada hari minggu ( 26 / 03)  sore didaerah Stadion Ganda Desa Tibung Raya kecamatan  Kandangan.

 

Setelah dilakukan  interogasi ,  akhirnya DS mengaku telah mencuri sepeda motor honda astrea grand milik saudara Suhairi yg berada dipinggir jalan dalan keadaan kunci masih tergantung.

 

Berdasarkan pengakuan  pelaku, Tim kemudian meluncur ke daerah Desa Gambah Luar Kecamatan Kandangan untuk mengambil sepeda motor milik Suhairi yang sudah digadaikan pelaku kepada salah  satu temannya.

 

Kapolres HSS melalui melalui Kapolsek Kandangan IPTU Gandhi Ranu S membenarkan bahwa telah mengamankan satu pelaku curanmor kamis sore. ” DS kami amankan sore tadi saat sedang bersepeda di daerah Teluk Mesjid  Kandangan kamis sore,  sedangkan barang  bukti berhasil kami temukan diDesa Gambah Luar Kecamatan Kandangan” Ungkap Kapolsek Kandangan.

Tribratanews polres HSS, Senin ( 28 / 03 ) petang Satuan Reserse Narkoba Polres HSS kembali berhasil menggiring satu pengedar  sabu. PF remaja 16 tahun ini diciduk diruamahnya di Desa Sungai Mandala Kecamatan Daha Utara. Ayah satu orang anak ini begitu terkejut dengan kedatangan aparat sehingga tidak sempat menyembunyikan sabu miliknya yang tergeletak dilantai kamar tidurnya .

Selama 15 hari mengedarkan sabu, PF sudah 4 kali berhasil menjual barang haramnya tersebut.  Sabu tersebut PF dapatkan dari salah satu kerabatnya di Amuntai HSU.” Biasanya saya pesan kepada paman saya lewat handphone pak , setelah itu kami bersepakat disuatu tempat untuk bertransaksi ” Ucap PF saat ditemui Tim Redaksi.

Kepada petugas PF mengaku terpaksa mengedarkan sabu guna mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. ” saya terpaksa mengedarkan sabu pak , saya tidak mempunyai pekerjaan yang tetap . Untuk membeli  sabu itu saja saya berhutang kepada mertua saya sebanyak Rp. 500.000,- dengan alsasan untuk berusaha minyak pak ”  tutur PF.

Kapolres HSS melalui Kasat Res Narkoba AKP Maturidi membenarkan bahwa petang tadi anggotanya berhasil mengamankan PF. ” Sekitar pukul 18.00 wita tadi anggota saya berhasil mengamankan PF dirumahnya di Desa sungai Mandala Keamatan Daha Utara. Dari tangan tersangka kami berhasil menyita sabu seberat 0.26 gr yang dimasukkan didalam kotak rokok yang tergeletak dikamar tidur tersangka”. Ungkap Kasat Res Narkoba.

Tribratanews Polres HSS, Kepolisian Sektor Loksaso senin ( 27 / 03) malam kembali mengamankan pengedar Carnophen. Dipimpin langsung oleh Kapolsek, petugas melakukan penangkapan terhadap SY dirumahnya di Desa Loksado kecamatan Loksado. Penangkapan SY berawal dari laporan kecurigaan masyarakat sekitar tempat pelaku tinggal, karena banyaknya orang yang datang kerumah SY silih berganti .

Dari pria 29 tahun ini, petugas berhasil menyita barang bukti obat Carnophen sebanyak 126 butir dan uang sejumlah Rp. 333.000,00. Barang bukti tersebut pelaku sembunyikan didalam kantong plastik yang digantung dipintu belakang rumahnya. Selam 6 bulan berjualan Carnophen, SY mendapat suplai obat tersebut dari seorang temannya yang bernama iman di Desa Tanuhi Kecamatan Loksado. Saat ini SY diamankan dimapolres HSS guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Kapolres HSS melalui Kapolsek Loksado membenarkan tentang penangkapan SY tersebut. ” malam tadi sekitar pukul 21.30 Wita saya beserta anggota berhasil mengamankan SY, dari tangan pelaku kami berhasil menyita Carnophen sebanyak 126 butir beserta sejumlah uang hasil penjualan obat”. tutur IPTU Kristian Sapari N.

Tribratanews Polres HSS, Senin ( 27 / 03) siang Tim buser Polres HSS beserta Unit Reskrim Polsek Telaga Langsat melakukan penjemputan terhadap tersangka pembunuh Apriyandi pada 12 maret 2017 lalu. Setelah 25 hari melarikan diri, MW lelaki berumur 26 tahun tersebut dijemput Tim saat berada dirumah salah satu keluarganya di Banjarbaru tanpa perlawanan.

Kejadian ini berawal saat korban dan tersangka terlibat adu mulut dirumah saudari NJ dikecamatan Angkinang, setelah dilerai oleh NJ keduanya pulang secara terpisah.
saat diperjalanan, Korban Apriyandi bertemu dengan tersangka di Simpang 3 Desa Longawang Kecamatan Telaga Langsat. Tersangka yang masih menyimpan rasa dendam terhadap korban kemudian menghunus sajam yang dibawanya dan menusukkan kebadan korban sebanyak 3 kali. Melihat Apriyandi bersimbah darah MW kemudian melarikan diri. Korban yg bersimbah darah segera dilarikan ke RS, akan tetapi meninggal dalam perjalanan.

Kapolres HSS melalui Kasubbag Humasnya AKP AGUS Winartono membenarkan penangkapan terhadap MW siang kemarin.” Alhamdulillah kami berhasil mengamankan MW tersangka pembunuh Apriyandi 12 maret 2017 silam, MW kami amankan di salah satu rumah keluarganya diBanjarbaru ” . Ucap Kasubbag Humas saat ditemui tim Redaksi.

Tribratanews Polres HSS – Jumat ( 24 / 03 ) pukul 03.30 wita aparat dari Kepolisian Sektor Loksado yang sedang melakukan giat patroli , tiba-tiba berhenti dipinggir jalan. Hal tersebut terjadi karena petugas merasa curiga terhadap seseorang laki-laki yang sedang tidur disalah satu teras rumah warga di Desa Lumpangi Kecamatan Loksado. Dengan sigap petugas kemudian mendatangi pria tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap HE ( 27 tahun ) , petugas menemukan satu bilah sajam yang diakui kepemilikannya oleh pelapor. Selain sajam, petugas juga menemukan 16 butir obat carnophen yang HE ( 27 thn ) simpan didalam jaket miliknya. Saat ini HE diamankan dimapolres HSS guna kepentingan pemeriksaan lebig lanjut. Kapolres HSS melalui Kapolsek Loksado IPTU Kristian Sapari N membenarkan bahwa anggotanya mengamankan seorang laki-laki pada saat patroli malam tadi “ malam tadi anggota saya mengamankan HE beserta satu bilah sajam dan 16 butir obat Carnophen, HE diamankan petugas saat tidur didepan teras salah satu rumah warga. Saat ini HE kami amankan di Polres HSS guna kepentingan pemeriksan lebih lanjut “ ucap IPTU Kristian Sapari N.